Smoking area atau tempat khusus merokok memang sudah ada dimana-mana. Tapi tempat merokok yang bisa membuat si perokok "benar-benar" merasa tidak nyaman baru saya temukan disini.
Di asrama saya waktu sebulan pertama di jepang, smoking areanya hanya di balkon dengan luas sekitar 1x2 meter. Pagernya dikerangkeng dan dikasih semacam kawat nyamuk untuk mencegah orang lempar puntung dibuang kebawah. Jadi kalo diliat dari bawah asrama, orang yang lagi merokok jadi kaya binatang peliharaan yang dikandangin. haha. Di kantor smoking areanya hanya sebuah ruangan sebesar 2x1,5 meter dengan exhaust fan dan asbak tanpa ada kursi ataupun sarana lainnya. Jadi orang yang ngerokok itu berdiri sambil mengelilingi asbak. aneh dan sangat tidak nyaman. Di tempat-tempat umum saya belum menemukan yang indoor, yang outdoor ada tapi jumlahya hanya sedikit dan jauh2an. jadi harus jalan jauh dulu untuk sekedar merokok. Ribet jadinya.
Walaupun kadang-kadang masih ada juga sih orang jepang yang merokok sembarangan atau merokok sambil berjalan. Tapi itu sangat jarang. Dan yang seperti itu siap2 saja ditegor pak polisi atau diliatin orang-orang dengan tatapan sinis. jadi ga enak dan ga nyaman kan. haha.
Memang benar untuk bisa melakukan sesuatu itu dibutuhkan niat dan kesempatan. Berarti, hilangkan salahsatu dan kita ga akan bisa melakukan sesuatu itu. Nah, kalo susah ngontrol niatnya, dengan mengurangi kesempatan bisa jadi langkah yang efektif. =)
No comments:
Post a Comment