Akhir-akhir ini menikah muda rasanya udah mulai jadi mainstream. Teman seusia saya baik perempuan maupun laki-laki banyak yg sudah menikah,lamaran atau setidaknya sudah punya rencana serius. Walaupun sebagian besar yang lain masih berpikir untuk menikmati masa muda, mencari sebanyak2nya pengalaman, dan menikmati gaji dan penghasilan sendiri. Terlepas dari benar dan salah, semua ada sisi positif dan negatifnya, dan semua orang punya alasan dan rencana hidupnya masing-masing yang perlu kita hormati.=).
Saya kebetulan termasuk pada golongan yang ingin segera menikah. ada beberapa alasan saya kenapa ingin menikah muda.
1. Saya suka kalau hidup saya progresif. Bukan hanya karir yang terus ingin meningkat cepat, tapi hidup secara umum pun harus begitu. Bagi saya, sekolah, kuliah, bekerja, menikah, punya anak, jadi ayah, rawat dan didik anak jadi sholeh dan sukses, nikahin anak, sampai akhirnya saya meninggal nanti adalah tahapan kehidupan yang ingin saya lewati dengan sempurna dalam hidup yang cuma sekali ini. Dan karena rata-rata manusia indonesia meninggal di antara 60-70 tahun, berarti waktu saya hanya sedikit untuk mencapai itu semua, artinya semua harus disegerakan. Begitu sudah cukup mampu, ya nikah aja. jadi satu progress lagi dalam hidup saya terlalui. =).
2. Ini lebih utama dari alasan yang pertama. Saya niat menikah semata-mata untuk ibadah. Saya memang bukan orang yang ahli dalam hal agama. Masih tipis iman dan takwa saya. tapi saya selalu berusaha untuk belajar dan meningkatkan kualitas ibadah saya. Semakin lama saya belajar islam, semua seperti mengarah ke arahan pada saya untuk segera menikah. Mengingat saya pun sudah punya calon yang sudah lama bareng-bareng, jadi akan lebih baik kalo disegerakan menikah supaya jadi muhrim, jadi halal, dan jadi makin berkah hubungan kami ini dan mudah2an jadi semakin lancar juga segala urusan kami kedepannya. Toh bukan sekedar modal nekad juga ini. Alhamdulillah saya sudah bekerja dan berpenghasilan tetap. Calon saya jg sbntar lagi selesai sekolahnya. Selain itu, secara visi hidup saya dan calon saya ini cukup sejalan. Jadi apa lagi bro? rasanya semua itu sudah cukup bukan? jadi tinggal tergantung berani apa tidak saja. Dan baru saja saya niatkan, seakan-akan semua pintu rezeki terbuka. Kemudian saya coba realisasikan niat saya dengan memberanikan diri bertanya pada orang tuanya untuk melamar. Selain rasanya sangat melegakan, ternyata pintu rezeki semakin banyak terbuka. Ternyata benar yang seorang teman saya pernah katakan, "Nikah itu bisa membuka pintu rezeki, jadi ga usah takut dan ragu." ini saya baru niatnya saja, Allah sudah sangat melancarkan. Alhamdulillah hal ini semakin meyakinkan saya bahwa saya ada di jalan yang benar. Insya Allah niat saya ini benar. =)
yap, 2 alasan itu saja sebenarnya. dan rasanya itu cukup untuk membuat saya yakin. Walaupun kadang-kadang keraguan itu selalu datang. Entah dari masalah agama, karakter, dan mental pribadi yang masih merasa kurang dan masih suka muncul pertanyaan: "Sudah mampukah saya jadi suami, jadi ayah, jadi imam keluarga?", ataupun dari masalah financial yang sering membuat saya ragu sehingga muncul pertanyaan : "cukup ga ya?", "bisa menghidupi keluarga dengan sejahtera ga ya penghasilan segini?" dan banyak pertanyaan lain yang selalu sukses bikin kepala ini jadi puyeng. hahaha. =P. Tapi karena niat saya ini benar, semata-mata untuk ibadah, saya yakin Allah akan berikan jalan. Mudah-mudahan saya diberikan kelancaran sampai hari H nya nanti. Amiin..
Well, itulah sedikit ulasan saya tentang niat menikah muda. Sebenernya kenapa saya udah nulis-nulis bginian pagi-pagi karena dari semalem sampai tadi pagi saya lagi budgeting untuk persiapan nikah. Pusying bro. haha. Makanya saya nulis buat ngingetin lagi niat saya dan membangun semangat lagi. Rasanya cara ini cukup sukses. hehe. =P. Okelah kalo begitu, have a great day untuk semuanya dimanapun anda berada.. yuk kita kejar mimpi dan cita-cita kita dengan giat berusaha hari ini, mudah-mudahan Allah melancarkan. Amiiinn.. =)
No comments:
Post a Comment