Thursday, January 10, 2013

Cara Jepang mengatasi kemacetan lalu lintas

Penyebab terbesar kemacetan adalah peningkatan volume kendaraan yang tidak diimbangi dengan sarana jalan yang ada. Artinya kalo gamau macet pilihannya adalah menambah sarana jalan atau mengontrol peningkatan volume kendaraan. Dan jika meninjau dari keterbatasan lahan yang ada, rasanya pilihan nomer dua lebih feasible untuk diimplementasikan. Berikut adalah cara yang dilakukan Jepang untuk mengontrol peningkatan volume kendaraannya. Mudah-mudahan bisa diterapkan di Indonesia suatu saat nanti.

1. Pembatasan tingkat emisi pada setiap kendaraan.
Di kaca depan setiap mobil di jepang ditempeli sticker sertifikasi uji emisi dengan batas waktu masa berlakunya. Jika lewat masa berlakunya maka polisi berhak menilang. Uji emisi ini dilakukan berkala. Biasanya waktu uji emisi pertama adalah 3 tahun setelah membeli mobil, kemudian setiap dua tahun setelah itu. Uji emisi ini dilakukan oleh perusahaan swasta yang tersertifikasi di Jepang. Hasil uji emisi berupa data tingkat emisi yang dikeluarkan mobil kita dan daftar suku cadang yang harus diganti untuk mengembalikan performa mobil ini dengan tingkat emisi yang diperbolehkan. Untuk mendapatkan sertifikat uji emisi, semua suku cadang dalam daftar tersebut harus diganti. Biasanya ini memakan biaya yang cukup mahal yang untuk beberapa kasus biayanya melebihi biaya jika membeli mobil baru. Pada saat itulah orang membuang mobil lamanya dan mengganti dengan yang baru. Dengan begitu, bertambahnya satu unit mobil baru di jalan diimbangi dengan berkurangnya satu unit mobil tua di jalan. hasilnya jumlah mobil di jalan konstan.

2. Pengaturan pajak
Semakin tua sebuah kendaraan maka pajak yang harus dibayar menjadi lebih tinggi. Hal ini mengacu pada tingkat emisi yang dikeluarkan kendaraan ini. Semakin tua sebuah kendaraan maka produksi emisinya menjadi lebih tinggi dan berkontribusi lebih besar dalam mengotori lingkungan, hal ini yang menyebabkan nilai pajaknya yang lebih tinggi. Hal ini juga membuat orang lebih memilih punya mobil baru karena malas bayar pajak yang tinggi. Seperti halnya poin nomor satu di atas, pertanyaannya adalah "trus mobil lamanya dikamanain?", "dibuang?? dibuang kemana?" Untuk yang kondisinya masih baik bisa dijual lagi dengan harga yang tentunya lebih murah dan si pembeli pun harus bersiap-siap membayar pajak yang cukup tinggi. Untuk yang kondisinya sudah jelek, mobil ini dihancurkan kemudian di recycle. FYI, untuk menghancurkan mobilnya si pemilik pun harus mengeluarkan biaya lagi, membuat orang semakin malas punya mobil sendiri.

3. Parkir mahal
Untuk parkir di apato (apartemen tempat orang jepang biasa tinggal) biaya parkir perbulan biasanya mencapai 20000 sampai 25000 yen. Jika dikonversi ke rupiah sekitar 2,5 juta sampai 3 juta rupiah per bulan. Di tempat-tempat umum seperti mall, bandara, dll biasanya parkir menggunakan system coin yang dihitung perjam. Biasanya biaya yang diperlukan sekitar 200 yen per jam. Jika dikonversi ke rupiah sekitar 25000 rupiah perjamnya. Walaupun ada juga tempat-tempat yang digratiskan untuk parkir biasanya di kantor dan di tempat umum yang tidak terlalu besar seperti convenience store, restoran-restoran kecil, dll

4. Biaya tol mahal
Biaya yang diperlukan saat lewat satu gerbang tol sekitar 900-1000 yen. Jika dikonversi ke rupiah sekitar 100 ribu rupiah. Kalau bepergian cukup jauh biasanya melewati 2 sampai 3 kali gerbang tol. 2 hari yang lalu saya bersama rekan di kantor pergi ke Narita untuk menjemput rekan kami yang datang dari Indonesia. Kami kemudian mengantar mereka ke apatonya di Funabashi shi Chiba Ken, baru kemudian kembali ke kantor di Fujisawa Shi Kanagawa Ken. Seharian itu ongkos tol yang dikeluarkan sekitar 10ribu yen. jika dikonversi ke rupiah berarti satu juta rupiah hanya untuk biaya tol pada hari itu.

5. Sarana transportasi umum yang baik
Dari semua uraian di atas, point ke 5 inilah yang memang jadi kuncinya. Sarana transportasi umum seperti bus dan kereta api yang nyaman, teratur, informatif, selalu tepat waktu dan relatif murah membuat orang cenderung memilih menggunakannya dibandingkan punya kendaraan sendiri. Kereta datang setiap 5 menit sekali dan tepat waktu. Di stasiun, di dalam kereta, di internet kita bisa dengan mudah mengakses informasi rute untuk mencapai suatu tempat lengkap dengan estimasi waktu dan biaya yang diperlukan. Biaya yang diperlukan pun relatif lebih murah. Biaya untuk rute terjauh "Odakyu-Line" jalur kereta yang biasa saya pakai dari shinjuku station sampai enoshima station adalah 610 yen kalo dikonversi sekitar 65000 rupiah. Padahal shinjuku dan enoshima berada di provinsi yang berbeda. Jauh lebih mudah dan murah daripada menggunakan mobil pribadi.

Kesimpulannya, untuk membatasi volume kendaraan cara yang dilakukan adalah dengan meningkatkan biaya operasional penggunaan mobil pribadi yang hasilnya bisa dijadikan pendapatan negara, dan membuat sarana transportasi umum yang memadai yang membuat orang nyaman saat mengendarainya. Gimana caranya ya membuat transportasi di Indonesia bisa seperti ini? setidaknya mengurangi masalah kemacetannya. Tantangan untuk kita para generasi muda untuk menyelesaikannya demi masa depan bangsa tercinta Indonesia yang lebih baik. Any Idea? =)

#LoveIndonesia

Tuesday, December 25, 2012

Menikah Muda

Akhir-akhir ini menikah muda rasanya udah mulai jadi mainstream. Teman seusia saya baik perempuan maupun laki-laki banyak yg sudah menikah,lamaran atau setidaknya sudah punya rencana serius. Walaupun sebagian besar yang lain masih berpikir untuk menikmati masa muda, mencari sebanyak2nya pengalaman, dan menikmati gaji dan penghasilan sendiri. Terlepas dari benar dan salah, semua ada sisi positif dan negatifnya, dan semua orang punya alasan dan rencana hidupnya masing-masing yang perlu kita hormati.=).

Saya kebetulan termasuk pada golongan yang ingin segera menikah. ada beberapa alasan saya kenapa ingin menikah muda.
1. Saya suka kalau hidup saya progresif. Bukan hanya karir yang terus ingin meningkat cepat, tapi hidup secara umum pun harus begitu. Bagi saya, sekolah, kuliah, bekerja, menikah, punya  anak, jadi ayah, rawat dan didik anak jadi sholeh dan sukses, nikahin anak, sampai akhirnya saya meninggal nanti adalah tahapan kehidupan yang ingin saya lewati dengan sempurna dalam hidup yang cuma sekali ini. Dan karena rata-rata manusia indonesia meninggal di antara 60-70 tahun, berarti waktu saya hanya sedikit untuk mencapai itu semua, artinya semua harus disegerakan. Begitu sudah cukup mampu, ya nikah aja. jadi satu progress lagi dalam hidup saya terlalui. =).
2. Ini lebih utama dari alasan yang pertama. Saya niat menikah semata-mata untuk ibadah. Saya memang bukan orang yang ahli dalam hal agama. Masih tipis iman dan takwa saya. tapi saya selalu berusaha untuk belajar dan meningkatkan kualitas ibadah saya. Semakin lama saya belajar islam, semua seperti mengarah ke arahan pada saya untuk segera menikah. Mengingat saya pun sudah punya calon yang sudah lama bareng-bareng, jadi akan lebih baik kalo disegerakan menikah supaya jadi muhrim, jadi halal, dan jadi makin berkah hubungan kami ini dan mudah2an jadi semakin lancar juga segala urusan kami kedepannya. Toh bukan sekedar modal nekad juga ini. Alhamdulillah saya sudah bekerja dan berpenghasilan tetap. Calon saya jg sbntar lagi selesai sekolahnya. Selain itu, secara visi hidup saya dan calon saya ini cukup sejalan. Jadi apa lagi bro? rasanya semua itu sudah cukup bukan? jadi tinggal tergantung berani apa tidak saja. Dan baru saja saya niatkan, seakan-akan semua pintu rezeki terbuka. Kemudian saya coba realisasikan niat saya dengan memberanikan diri bertanya pada orang tuanya untuk melamar. Selain rasanya sangat melegakan, ternyata pintu rezeki semakin banyak terbuka. Ternyata benar yang seorang teman saya pernah katakan, "Nikah itu bisa membuka pintu rezeki, jadi ga usah takut dan ragu." ini saya baru niatnya saja, Allah sudah sangat melancarkan. Alhamdulillah hal ini semakin meyakinkan saya bahwa saya ada di jalan yang benar. Insya Allah niat saya ini benar. =)

yap, 2 alasan itu saja sebenarnya. dan rasanya itu cukup untuk membuat saya yakin. Walaupun kadang-kadang keraguan itu selalu datang. Entah dari masalah agama, karakter, dan mental pribadi yang masih merasa kurang dan masih suka muncul pertanyaan: "Sudah mampukah saya jadi suami, jadi ayah, jadi imam keluarga?", ataupun dari masalah financial yang sering membuat saya ragu sehingga muncul pertanyaan : "cukup ga ya?", "bisa menghidupi keluarga dengan sejahtera ga ya penghasilan segini?" dan banyak pertanyaan lain yang selalu sukses bikin kepala ini jadi puyeng. hahaha. =P. Tapi karena niat saya ini benar, semata-mata untuk ibadah, saya yakin Allah akan berikan jalan. Mudah-mudahan saya diberikan kelancaran sampai hari H nya nanti. Amiin..

Well, itulah sedikit ulasan saya tentang niat menikah muda. Sebenernya kenapa saya udah nulis-nulis bginian pagi-pagi karena dari semalem sampai tadi pagi saya lagi budgeting untuk persiapan nikah. Pusying bro. haha. Makanya saya nulis buat ngingetin lagi niat saya dan membangun semangat lagi. Rasanya cara ini cukup sukses. hehe. =P. Okelah kalo begitu, have a great day untuk semuanya dimanapun anda berada.. yuk kita kejar mimpi dan cita-cita kita dengan giat berusaha hari ini, mudah-mudahan Allah melancarkan. Amiiinn.. =) 

Friday, December 21, 2012

Selamat hari ibu..

Yak, sekarang adalah tanggal 22 desember yang di Indonesia dikenal sebagai hari ibu. Walaupun bakti kita pada ibu itu seharusnya sepanjang masa bukan hanya perayaan satu hari saja, tapi ga ada salahnya sedikit menulis yaa.. =P

Ibu adalah guru terbaik, mengajarkan makna hidup ini secara utuh pada anaknya.
Ibu adalah motivator terbaik. beliau mendengarkan, lalu mengarahkan.
Ibu adalah manager terbaik, paling pintar mempersiapkan segala kebutuhan keluarganya. dan tak pernah berhenti memastikan.
Ibu adalah pemimpi terbaik. punya mimpi besar untuk anak2nya dan berjuang sekuat tenaga untuk membuat mimpi itu nyata.

Ibu punya peran sangat tinggi dalam keluarga, peran yg sangat terhormat yg dikaruniai Allah.
Mari kita hormati, sayangi, baktikan diri ini, dan selalu ucapkan doa untuk ibu.
Selamat hari ibu untuk para ibu hebat dan para calon ibu hebat di seluruh penjuru dunia. =).

Thursday, December 20, 2012

Rezeki itu sudah digariskan

Ingin sedikit mengcopy sebuah cerita tentang sahabat nabi yang yang saya baca pada sebuah blog beberapa waktu lalu. kurang lebih begini ceritanya:

Alkisah seorang Sahabat Nabi sedang dalam perjalanan. Beliau melakukan perjalanan dengan menggunakan kuda. Beliau juga ditemani seorang asistennya dalam perjalanan tersebut.
Perjalanan berlangsung hingga tibalah mereka di depan sebuah musholla. Beliau dan asistennya hendak melaksanakan sholat maka dititipkannya kuda yang mereka naiki pada seorang pemuda yang sedang berdiam di samping mushola. Setelah melaksanakan sholat, Sahabat Nabi dan asistennya ini terkejut saat melihat pelana kudanya ternyata sudah raib dicuri pemuda tadi. Akhirnya merekapun melanjutkan perjalanan dengan menuntun kudanya.
Setelah beberapa waktu berjalan tibalah mereka di sebuah pasar. Di pasar tersebut sang asisten melihat pemuda penjaga kuda tadi sedang menjual pelana curiannya pada seorang pedagang. Sang Asisten hendak berlari mengejar pemuda itu namun Sahabat Nabi melarangnya. "Biarkan saja, biarkan pemuda itu pergi." ucap Sahabat Nabi dengan tenang. Setelah si pemuda pergi, Sahabat Nabi lantas menghampiri si pedagang dan membeli lagi pelana kudanya. Sang asisten keheranan, dia lantas bertanya, "Wahai Sahabat, mengapa engkau beli lagi pelana kuda itu yang nyatanya adalah barang kepunyaanmu. mengapa juga engkau biarkan pemuda pencuri itu pergi begitu saja? Lalu sahabat nabi dengan tenang berkata, "Sebenarnya aku sudah berniat memberi uang pada pemuda itu sebagai balasan atas jasanya sudah menjaga kuda ku. sedikit saja dia bersabar maka rezekinya ini akan dia dapatkan dengan cara yang halal, sayangnya dia tidak cukup sabar menahan nafsunya sehingga rezeki tidak halal lah yang dia dapatkan."

Inti dari cerita ini adalah, rezeki itu sudah digariskan kawan, sebagai manusia kita hanya perlu berusaha untuk mendapatkannya dengan cara halal, selalu mensyukurinya pada Allah tidak peduli rezeki itu besar atau kecil, dan selalu menyisihkan sebagian dari rezeki itu untuk orang-orang membutuhkan di sekeliling kita. Tidak perlu berambisi untuk mengejarnya hingga kita melupakan hal penting lain dalam hidup ini, apalagi berambisi sampai stress hanya membuat hati ini tidak tenang. Lebih parah lagi jika menghalalkan segala cara hanya untuk mendapatkan uang. Life is not only about money, right? =).

Monday, December 17, 2012

Rajio Taiso

Rajio Taiso adalah semacam olah raga, pemanasan, atau stretching yang dilakukan semua orang di Jepang setiap pagi sebelum memulai beraktivitas. Sama seperti SKJ (Senam Kesegaran Jasmani) kalau di Indonesia. Secara harfiah Rajio Taiso artinya "Senam Radio" (Rajio artinya Radio, dan Taiso artinya Senam). Musik pengiring olah raga ini diputar di pengeras suara sehingga bisa terdengar di semua area di tempat kita beraktivitas.
Rajio Taiso ini sudah diajarkan dan dibiasakan sedari kecil di sekolah dan gerakannya seragam di seluruh Jepang. Makanya orang Jepang udah ga perlu dipandu instruktur lagi kalo Rajio Taiso tiap pagi. Semua udah hafal gerakannya. Walaupun ada jg sih beberapa orang yang berimprovisasi gerakannya beda sendiri karena lupa. haha.
Pertama saya datang di Jepang, saya mendapat pendidikan bahasa dan budaya Jepang selama 1 bulan, disana pertama saya mengenal Rajio Taiso. Gerakannya sangat simple sebenarnya. Tapi kalo dilakukan dengan benar, cukup enak buat stretching pagi-pagi. Pas lah. =).

Friday, December 7, 2012

Ofuro

Ofuro adalah istilah untuk tempat mandi di jepang. Aslinya ofuro itu semacam kolam untuk berendam air hangat orang jepang, efektif untuk menghilangkan pegal dan rasa lelah setelah bekerja dan untuk menghangatkan badan saat musim dingin.
Di mana-mana juga ada yang seperti ini kan? terus apa istimewanya? hoo.. yang ini agak berbeda dan sedikit "unik", uniknya itu semua orang berendam di ofuro ini bersama-sama dan ga pake apa-apa alias telanjang bulat. Biasanya kalo orang jepang cuma pake handuk kecil dan pas mulai berendam handuk kecilnya ditaro di atas kepala. Dan FYI airnya jernih lhoo, jgn ngebayangin yg ada busa2nya gitu yaa..NGGA ADA! jadi ya praktis keliatan walopun berendam. bahaha.
Di asrama tempat saya tinggal, di kamar mandi selain ada tempat berendam (ofuro) ini, ada juga shower untuk mandi. Ada 8 shower berjajar dengan dilengkapi cermin untuk berkaca. Kalo mandi, pakaian dan handuk harus dilepas sebelum masuk ke ruangan ini. katanya sih untuk menghindari serat2 kain yang mungkin bercecer dan lama-lama bisa bikin saluran pembuangan jadi mampet. zzz... Terus sebelum ke shower, kita ngambil dulu semacam bangku kecil yang ditaro di pojokan ruang mandi tersebut. Jadi nanti mandinya sambil duduk sambil ngaca. Nah, trus ko showernya ada 8? nah itu dia yang "unik" dan "menarik" juga, karena mandinya BARENG!! hahaha.
Ini nih yang sampe sekarang saya gabisa terima. Walaupun bukan orang indonesia kalo ga bisa ngakalin yaa..haha. akhirnya sebagian teman saya ada yang ngakalin tetep pake CD waktu mandi walaupun kalo ketauan penjaga asrama pasti ditegur. ada jg yang milih nunggu jam kosong seperti yang saya lakukan walaupun harus mandi paling malam. Sisanya yaa pasrah saja dengan keadaan dan mencoba menyesuaikan. haha..

Jangan merokok!!

Smoking area atau tempat khusus merokok memang sudah ada dimana-mana. Tapi tempat merokok yang bisa membuat si perokok "benar-benar" merasa tidak nyaman baru saya temukan disini.
Di asrama saya waktu sebulan pertama di jepang, smoking areanya hanya di balkon dengan luas sekitar 1x2 meter. Pagernya dikerangkeng dan dikasih semacam kawat nyamuk untuk mencegah orang lempar puntung dibuang kebawah. Jadi kalo diliat dari bawah asrama, orang yang lagi merokok jadi kaya binatang peliharaan yang dikandangin. haha. Di kantor smoking areanya hanya sebuah ruangan sebesar 2x1,5 meter dengan exhaust fan dan asbak tanpa ada kursi ataupun sarana lainnya. Jadi orang yang ngerokok itu berdiri sambil mengelilingi asbak. aneh dan sangat tidak nyaman. Di tempat-tempat umum saya belum menemukan yang indoor, yang outdoor ada tapi jumlahya hanya sedikit dan jauh2an. jadi harus jalan jauh dulu untuk sekedar merokok. Ribet jadinya.
Walaupun kadang-kadang masih ada juga sih orang jepang yang merokok sembarangan atau merokok sambil berjalan. Tapi itu sangat jarang. Dan yang seperti itu siap2 saja ditegor pak polisi atau diliatin orang-orang dengan tatapan sinis. jadi ga enak dan ga nyaman kan. haha.
Memang benar untuk bisa melakukan sesuatu itu dibutuhkan niat dan kesempatan. Berarti, hilangkan salahsatu dan kita ga akan bisa melakukan sesuatu itu. Nah, kalo susah ngontrol niatnya, dengan mengurangi kesempatan bisa jadi langkah yang efektif. =)